Jayapura, Papua – Asrama Mahasiswa Pemda Jayawijaya (AMPJ) Nayak Lauk menggelar diskusi panel yang diinisiasi oleh Bidang Pendidikan dan Penalaran. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan memperkuat kapasitas mahasiswa Jayawijaya dala dunia pendidikan secara luas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asrama Nayak II, Kawansan Kota Jayapura Papua pada Jumat, 28/08/2026.
Diskusi panel yang dilakukan merupakan salah satu kegiatan penguatan kapasitas terhadap potensi diri dan pengembangan individu, sekaligus pembekalan mahasiswa untuk lebih maju sejajar sehingga mampu bersaing dengan mahasiswa di perguruan tinggi lain di dalam dan luar daerah, dengan demikian turut meningkatkan kesiapan diri mahasiswa pada bidang pendidikan secara umum sekaligus menuju dunia kerja yang lebih handal di Kabupaten Jayawijaya.
Diskusi dengan tema “ Pembekalan dan Penfuatan Kapasitas Diri,” tersebut lebih dominan memilih topik pembahasan,”Pembekalan dan Penguatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja.”yang secara antusias dihadiri oleh puluhan mahasiswa.
Salah satu perwakilan senior Zajeus Asso pada kesempatan tersebut menyampaikan aoresiasi dan penghargaan kepada biro pendidikan dan penalaran, yang telah menginisiasi serta mengadakan kegiatan tersebut, selain itu pihaknya juga berterimakasih kepada para Narasumber dalam diskusi Panel tersebut diantaranya DR. Methodius Kossay M.Hum.CT CMP yang bersedia dan telah meluangkan waktu untuk membagikan ilmu sekaligus memberikan pembakalan penguatan kapasitas untuk memperkokoh para mahasiswa.
“Dalam dunia pendidikan formal untuk mengubah mindset orang Papua, dengan mengubah paradigma negatif yaitu pendididkan dan prestasi, karena pemikiran orang luar Papua terhadap Papua dilihat dari kemajuan SDM.” Ungkapnya.
Selain itu berbatai bidang kerja pada kembaga Negara atau dunia Swasta sekalipun pasti membutuhkan tenaga profesional yang memiliki SDM yang memadai
Sementara itu Isok Meaga selaku perwakilan Badan Pengurus Keempat Asrama dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dirinya berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat secara nyata dan sebatai wadah pembobotan kapasitas bagi para mahasiswa yang kelak menjadi cikal bakal pemimpin masa depan Papua dan Bangsa
“Kegiatan ini bukan sekedar kegiatan serinonial tetapi bagaimana untuk penguatan kapasitas dan pengembangan serta menguatan mahasiswa untuk terdidik dan terpelajar dalam aspek yang ada.” Harapnya.
Lebih lanjut Isok menekankan, saat ini dunia kerja sangat membutuhkan pribadi dan individu yang mampu secara legitimasi pendidikan, serta layak dan tekun dalam nenjalani profesi secara langsung dalam dunia kerja.
“Mahasiswa Papua dan masa depan dunia kerja dilihat dari Ijazah membuka pintu tetapi karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi, mampu bertahan dan berkembang di dalamnya, serta mampu tampil profesional, menjadu pemimpin, pengusaha, Inivator dalam Pelayanan masyarakat serta menciptàkan lapangan kerja.” Tandasnya.
Bukan hanya itu,dengan kemajuan Zaman dan kecanggihan teknologi maka semua aspek kehidupan membutuhkan indivudu dan pribadi yang trampil
“Mengapa mahasiswa Papua harus di persiapkan, karena berbagai tantangan, persaingan dan rekrutmen berbasis dunia teknologi AI dan kemampuan komunikasi serta akses jejaring sosial secara profesional,” Tuturnya.
Reporter : AgusW,
Editor : Elf,









