Rusdi Djalil, Ketua MPC PP Kab. Halmahera Selatan
LABUHA, Nonakonews — Pemadaman listrik yang memicu keresahan warga di Pulau Obi, Halmahera Selatan, langsung mendapat perhatian dari PT Harita Nickel. Perusahaan tambang tersebut mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi pengadaan mesin genset guna membantu memulihkan pasokan listrik di area terdampak.
Respons cepat Harita Nickel ini mendapat dukungan penuh dari Ormas Pemuda Pancasila (PP) Halmahera Selatan. Ketua MPC PP Halsel, Rusdi Djalil, menyatakan bahwa langkah perusahaan tersebut menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di sekitar kawasan tambang.
“Saya kira dengan memfasilitasi mesin genset adalah langkah yang baik agar pasokan listrik warga kembali pulih. Dan Pemuda Pancasila mendukung langkah perusahaan karena ini berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ujar Rusdi, Sabtu (15/11).
Di sisi lain, Rusdi juga menyoroti aksi unjuk rasa yang digelar sehari sebelumnya di area operasional PT Harita Nickel. Aksi unjuk rasa yang digelar di area perusahaan tambang PT Harita Nickel di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Jumat (14/11).
Rusdi menilai aksi yang mengatasnamakan warga Desa Kawasi itu sarat kepentingan tertentu dan bukan murni aspirasi masyarakat. Menurutnya, ada indikasi keterlibatan pihak luar yang justru memperkeruh situasi.
“Gerakan ini diduga dimotori oleh sebuah lembaga yang direkturnya bernama Faisal Ratuela. Sehingga bukan murni dari warga setempat,” tegasnya.
MPC PP Halsel mendesak aparat keamanan, khususnya Polres Kabupaten Halmahera Selatan, untuk menindak pihak yang diduga memprovokasi masyarakat demi kepentingan tertentu. Rusdi menilai tindakan seperti ini berpotensi memecah belah warga dan memperburuk keadaan di desa tersebut.
Dengan adanya fasilitasi genset dari Harita Nickel, MPC PP Halsel berharap kondisi listrik segera stabil dan masyarakat kembali memperoleh kenyamanan. Rusdi juga mengajak masyarakat mendukung langkah positif perusahaan yang dinilai berkontribusi langsung terhadap kebutuhan warga.
