Ternate – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara mengapresiasi pelaksanaan Pertemuan Rutin Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Maluku Utara yang dirangkaikan dengan perlombaan Fashion Show, bertempat di Lapas Perempuan Kelas III Ternate, Sabtu (31/01).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Mukaffi serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Yunus, bersama seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Maluku Utara. Turut hadir pula Ketua PIPAS Kanwil Maluku Utara, Syarifah Said Mahdar beserta jajaran ibu-ibu PIPAS dan Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Dalam pertemuan rutin tersebut, PIPAS Kanwil Maluku Utara menggelar berbagai perlombaan kreatif, salah satunya Fashion Show, yang menampilkan busana daerah dan kerajinan khas Maluku Utara. Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi kreativitas sekaligus upaya mempromosikan kekayaan budaya lokal.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan rutin PIPAS tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana membangun solidaritas dan kebersamaan antaranggota.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat soliditas PIPAS serta menciptakan harmonisasi dan kolaborasi yang secara tidak langsung turut mendukung kinerja jajaran Pemasyarakatan di Maluku Utara,” ujar Kakanwil.
Sementara itu, kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat PIPAS, Menggerakkan Kreativitas Tanpa Batas” ini mendapat sambutan hangat dari tuan rumah Lapas Perempuan Kelas III Ternate. Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ternate, Agustina, mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan tamu undangan, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung pengembangan kreativitas, termasuk hasil karya warga binaan.
Melalui kegiatan ini, PIPAS Kanwil Ditjenpas Maluku Utara diharapkan dapat terus berperan aktif dalam membangun kebersamaan, kreativitas, dan dukungan moril bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan, sejalan dengan semangat pengabdian dan profesionalisme di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.





