Papua Selatan – Jaringan Damai Papua (JDP) mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera mengusut dugaan penembakan di Mile 50, Tembagapura, Papua, yang mengakibatkan seorang anggota TNI tewas.

Jubir JDP, Yan Christian Warinussy menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan contoh nyata dari siklus kekerasan yang terus berlanjut di Papua. “Kami mendesak agar Komnas HAM melakukan investigasi menyeluruh dan transparan untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” katanya.

JDP juga meminta PT Freeport Indonesia dan POLRI untuk memberikan penjelasan terkait prosedur pengamanan di area perusahaan.

“Kami ingin tahu siapa yang bertanggung jawab atas pengamanan di kawasan tersebut dan apakah sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tambah Warinussy.

JDP menekankan bahwa penyelesaian konflik Papua tidak dapat dicapai melalui kekerasan. “Kami menyerukan agar semua pihak untuk mencari solusi damai dan menghormati hak asasi manusia,” katanya.

‎JDP juga meminta agar pihak berwenang untuk tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga untuk mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi akar masalah konflik di Papua.

“Kami ingin melihat komitmen yang nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan konflik ini secara damai dan berkeadilan,” tutup Warinussy.(Tmk.01)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *