Ambon – KAMMI Wilayah Maluku melalui Bidang LHKP (Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanian) terus meneguhkan komitmennya dalam membangun kesadaran ekologis kader di tengah kompleksitas persoalan lingkungan di daerah kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program edukasi kader dengan tema “Membangun Kesadaran, Menumbuhkan Tanggung Jawab, Menggerakkan Peradaban Hijau.”

Program ini menjadi ruang strategis bagi kader KAMMI Maluku untuk memperdalam pemahaman terhadap isu-isu lingkungan hidup, kehutanan, pertanian, ketahanan pangan lokal, serta ancaman deforestasi yang kian masif. Dalam konteks Maluku yang kaya sumber daya alam namun rentan terhadap eksploitasi dan kerusakan ekologi, kader KAMMI dipersiapkan sebagai garda terdepan dalam mengawal keberlanjutan dan keadilan lingkungan.

Ketua Bidang LHKP KAMMI Wilayah Maluku (Yadi Derlen) menegaskan bahwa isu lingkungan dan pangan bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari jalan juang kader KAMMI. Menurutnya, kerusakan lingkungan akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, terutama petani, nelayan, dan komunitas adat yang bergantung pada alam sebagai sumber penghidupan. Oleh karena itu, kader KAMMI harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang berani bersuara, berpihak, dan bergerak.

“Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran kader bahwa menjaga lingkungan, hutan, dan pertanian lokal adalah bentuk tanggung jawab kolektif. Kader KAMMI tidak boleh hanya peka terhadap isu, tetapi juga mampu mengawal kebijakan, melakukan edukasi masyarakat, serta terlibat langsung dalam aksi-aksi nyata di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Bidang LHKP berharap program ini mampu melahirkan kader-kader yang memiliki perspektif hijau, berakar pada nilai keislaman dan kearifan lokal Maluku. Ia menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan lokal sebagai bagian dari kedaulatan daerah dan kemandirian bangsa, khususnya di wilayah kepulauan seperti maluku.

“Kami berharap dari Maluku lahir kader-kader KAMMI yang menjadi pelopor peradaban hijau kader yang mampu menyinergikan dakwah, intelektualitas, dan advokasi lingkungan. Inilah kontribusi nyata KAMMI Maluku untuk masa depan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan,” tutupnya.

Melalui Bidang LHKP, KAMMI Wilayah Maluku berkomitmen menjadikan isu lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanian sebagai arus utama gerakan kader, sekaligus sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga keberlanjutan alam Maluku demi generasi yang akan datang. (hmt/red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *