Ternate – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara, Said Mahdar, melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan terpusat di Aula Lapas Perempuan Kelas III Ternate, Senin (02/02).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sa’id Mahdar, Kabag Tata Usaha dan Umum, Mukaffi, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Yunus, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Maluku Utara, serta jajaran staf Kantor Wilayah. Penandatanganan pakta integritas tersebut menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Keikutsertaan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku Utara sebagai wujud keseriusan jajaran dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di masing-masing unit kerja. Komitmen ini sekaligus menegaskan tekad bersama untuk menjauhkan diri dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas dan profesionalisme.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Maluku Utara menegaskan bahwa penandatanganan Pakta Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan janji moral dan tanggung jawab pribadi setiap insan pemasyarakatan.

“Pakta Integritas ini bukan hanya tanda tangan di atas kertas, tetapi komitmen untuk menjalankan tugas secara jujur dan bertanggung jawab, mematuhi peraturan perundang-undangan, menolak segala bentuk gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Said Mahdar.

Lebih lanjut, Said Mahdar menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh komitmen kolektif, konsistensi, dan keteladanan pimpinan beserta seluruh jajaran. Kakanwil juga mengajak seluruh unit kerja agar benar-benar mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi untuk menciptakan birokrasi yang efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sebagai penutup, Kakanwil menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat dan berkelanjutan dalam mewujudkan Kanwil Ditjenpas Maluku Utara yang berintegritas, bersih, dan melayani.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *