Ternate – Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM secara resmi melantik Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Pemberdayaan Daerah (elKASPED) Maluku Utara, Nurdin I. Muhammad sebagai Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (P2KM) Unkhair pada Jum’at (27/2/2026) di Aula Gedung Rektorat, Kampus Unkhair Gambesi.
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan struktural biasa, ini adalah sinyak kuat bahwa Unkhair ingin “turun gunung” lebih dalam ke tengah persoalan rakyat.
Nurdin membawa visi yang cukup kontras dengan kebiasaan birokrasi kampus yang kaku. Baginya, pengabdian masyarakat bukan sekadar syarat administrasi atau kegiatan seremonial potong pita.
“Pengabdian itu bukan soal seremonial. Kami ingin memastikan setiap tetes keringat program benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Nurdin usai pelantikan.
Ia berambisi menjadikan P2KM sebagai jembatan hidup – sebuah konektor yang menyambungkan teori-teori di ruang kelas dengan jeritan problematika sosial di lapangan.
Keberadaan perguruan tinggi, kata dia, harus memberi kontribusi nyata melalui program pemberdayaan yang terukur, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
“Kolaborasi adalah kunci. Kami akan menggandeng siapa saja yang punya visi pemberdayaan. Perguruan tinggi harus memberi kontribusi nyata yang terukur dan berkelanjutan,” tambahnya.
Harapan besar kini tertumpu di pundak Nurdinya. Dengan rekam jejaknya di eLKASPED, P2KM diharapkan tidak lagi menjadi unit pelengkap Tridarma Perguruan Tinggi, melainkan tampil sebagai motor penggerak transformasi sosial.
Prinsipnya sederhana namun menohok: Kampus tidak boleh eksklusif.
“Universitas harus hadir di tengah masyarakat. Tugas kita bukan cuma mencetak lulusan bergelar, tapi menjadi solusi bagi daerah,” tutupnya penuh optimisme.








