Ternate – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, Said Mahdar, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Manajerial serta mengambil sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Malut yang berlangsung di Aula Gamalama Kanwil, Rabu (11/02).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, Kabag Tata Usaha dan Umum, Mukaffi, Kabid Pelayanan dan Pembinaan, Yunus, Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan, Badaruddin, seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Maluku Utara, para saksi, rohaniawan, serta pegawai yang dilantik dan diambil sumpahnya.
Dalam sambutannya, Kakanwil Said Mahdar menegaskan bahwa momentum pelantikan dan pengambilan sumpah bukan sekadar seremoni administratif, melainkan wujud kepercayaan negara kepada para ASN untuk mengemban amanah yang lebih besar dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
“Jabatan, sumpah, dan pangkat yang Saudara sandang adalah bentuk tanggung jawab moral, profesional dan institusional yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan loyalitas. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, dan negara,” tegas Said Mahdar.
Sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kakanwil menegaskan pentingnya penyelenggaraan Pemasyarakatan yang akuntabel, transparan, serta bebas dari praktik penyimpangan. Penguatan pengamanan, peningkatan kualitas pembinaan, pelayanan publik yang prima, serta penguatan integritas aparatur menjadi prioritas utama yang harus diwujudkan bersama.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Said Mahdar berharap agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di satuan kerja masing-masing.
“Tunjukkan kepemimpinan yang berintegritas, komunikatif, dan solutif. Bangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan,” pesannya.
Sementara itu, Said Mahdar menyematkan tanda pangkat kepada ASN Kanwil Ditjenpas Malut dengan menegaskan bahwa pangkat bukan hanya simbol kedudukan, tetapi cerminan kompetensi, kinerja, dan kepercayaan organisasi.





