Dobo, Maluku – Evaluasi masyarakat sebagai bagian dari fungsi kontrol di Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, merupakan tahapan krusial dalam pembenahan menuju perubahan demi kemajuan di “Bumi Jargaria”.

Bendahara Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Kepulauan Aru, Wahidin Rominag, SE, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel tetap berpedoman dan konsisten dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menekankan pentingnya mengacu pada visi-misi yang telah dijanjikan saat masa kampanye Pilkada lalu.

​”Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Aru, Timotius Kaidel, harapan rakyat adalah fokus penuh pada visi-misi yang belum terealisasi secara menyeluruh dan merata di Kepulauan Aru,” ujar Wahidin kepada media, Minggu (22/02/2026).

Wahidin mengakui bahwa tata ruang wilayah Kabupaten Kepulauan Aru yang terdiri dari gugusan pulau luas memberikan tantangan berat bagi Pemerintah Daerah. Namun, ia berharap tantangan tersebut dijadikan motivasi untuk mengedepankan pembangunan totalitas demi kesejahteraan warga.

​”Semoga pembangunan bisa menyentuh hingga pelosok desa, dari ujung Batugoyang sampai Warilau. Walaupun kepemimpinan di era ini diuji oleh efisiensi anggaran dari pusat, harapan masyarakat adalah jangan sampai visi-misi kampanye terabaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rominag berharap niat baik Bupati Timotius Kaidel dalam memajukan daerah mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak dan elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan dengan rakyat.

​”Diharapkan Bupati Aru tetap semangat dalam pelayanan publik dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat dalam pembangunan empat tahun ke depan,” tandasnya.

Dengan komitmen yang kuat, diharapkan konsep pembangunan infrastruktur yang menghubungkan wilayah kota hingga ke desa-desa dapat terealisasi dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Aru. (Nmp01)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *