Timika – Wakil Ketua Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong, memberikan pernyataan terkait pengunduran diri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika. Menurutnya, pengunduran diri tersebut diduga terkait dengan utang pesawat dan helikopter yang disoroti oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

“Kami menduga bahwa pengunduran diri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika adalah upaya untuk mencari solusi terbaik bagi dirinya, agar tidak terbebani dengan membayar utang orang lain yang dapat menyulitkan dirinya,” kata Yohanes Kemong, dalam pernyataan yang diterima oleh media, Senin (16/2/2026).

Yohanes Kemong juga menilai bahwa keputusan yang diambil oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika sangatlah tepat dan luar biasa, karena dengan demikian ia dapat menghindari masalah yang lebih besar.

“Pengunduran diri ini adalah langkah yang tepat untuk menghindari masalah yang lebih besar. Kami mendukung keputusan yang diambil oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika,” tambahnya.

Sebelumnya, KPK telah memanggil beberapa pejabat di Kabupaten Mimika untuk meminta keterangan terkait utang aset daerah, termasuk pesawat dan helikopter. Utang tersebut menjadi sorotan karena dapat merugikan keuangan daerah.

Utang pesawat dan helikopter ini merupakan salah satu kasus yang sedang ditangani oleh KPK. Kasus ini melibatkan beberapa pejabat di Kabupaten Mimika yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan keuangan daerah.

Kami telah mencoba menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika untuk meminta klarifikasi, namun belum mendapatkan tanggapan. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada publik. (Tmk01)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *