Ambon – Pemuda-pemudi Kahena menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Nita Bin Umar, Anggota DPRD Provinsi Maluku, dalam mendorong pembebasan lahan pengungsian di wilayah Kahena. Dukungan ini muncul sebagai bentuk solidaritas bersama masyarakat yang selama ini mendiami lahan tersebut.
Perwakilan pemuda Kahena menilai bahwa kebijakan pembebasan lahan merupakan langkah strategis dan mendesak. Pasalnya, selama ini status lahan pengungsian masih bersifat sementara, sehingga warga belum memiliki kepastian hak atas tanah yang mereka tempati. Mereka berharap Nita Bin Umar dapat terus mengawal proses ini agar berjalan transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami melihat Ibu Nita Bin Umar telah menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat. Pembebasan lahan pengungsian ini sangat penting demi kepastian hidup dan masa depan warga Kahena,” ungkap SW.
Para pemuda juga menegaskan kesiapan mereka untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Maluku. Sinergi tersebut mencakup pengawalan kebijakan hingga keterlibatan langsung dalam sosialisasi kepada masyarakat. Menurut mereka, partisipasi aktif pemuda adalah kunci agar kebijakan publik benar-benar menyentuh kepentingan rakyat.
Di sisi lain, pihak DPRD menyampaikan bahwa pembebasan lahan di Kahena merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah daerah untuk menata kawasan pemukiman. DPRD berkomitmen memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat pemilik lahan awal.
Dengan adanya dukungan kuat dari kalangan pemuda, diharapkan proses pembebasan lahan pengungsian di Kahena dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.






