Nabire, Papua Tengah– Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Eka Kristina Murib Yeimo menegaskan, pembangunan Gudang Koperasi Merah Putih, di sejumlah kampung pada wilayah Provinsi Papua Tengah harus melibatkan pengusaha asli Papua melalui Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Provinsi Papua Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikanya saat menghadiri kegiatan pelantikan Ketua KAPP Kabupaten Puncak Des Murib, yang berlangsung di Hotel Guest Nabire pada Senin,11/03/2026
Dalam kesempatan tersebut, Eka Kristina Murib Yeimo menyampaikan kepada pemerintah daerah agar setiap program pembangunan ekonomi, khususnya pembangunan gudang koperasi di kampung-kampung yang tersebar di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, dapat menggandeng KAPP sebagai mitra strategis
Menurutnya, keterlibatan pengusaha asli Papua melalui organisasi KAPP sangat penting agar pembangunan ekonomi daerah dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat setempat, sekaligus memperkuat peran pengusaha Papua dalam pembangunan di daerahnya sendiri
Lebih lanjut Eka menjelaskan, usulan tersebut telah disampaikan secara langsung kepada Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dalam rapat kerja bersama Komite IV di Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia di Senayan, Jakarta
“Pembangunan gudang koperasi harus melibatkan pengusaha Papua yang ada di setiap provinsi, sehingga masyarakat asli Papua juga dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi di daerahnya,” Ujar Senator Eka Kristina Murib Yeimo
Dengan keterlibatan KAPP, diharapkan program pembangunan gudang koperasi dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di kampung-kampung di wilayah Provinsi Papua Tengah. (MnJ)








