Timika, Papua Tengah– Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah Kabupaten dan Kota di Papua, terutama di Kab.Mimika Provinsi Papua Tengah terkesan tidak memberi dampak lain bagi warga setempat terkebih khusus Orang Asli Papua (OAP), jika dibandingkan dengan Bapaknya Joko Widodo saat menjabat Presiden RI.

Hal tersebut disampaikan Dianus Omaleng salah satu tokoh intelektual muda Amungme Mimika melalui pernyataan resminya yang diterimah media ini pada Kamis 23/04/2026.

Dianus Omaleng menyampaikan, sebagai pemerintah pusat dengan posisi selaku orang nomor dua di negara ini, seharusnya hadir dengan agenda yang benar-benar menyentuh penderitaan dan kebutuhan warga di daerah Mimika, bukan terkesan serimonial belaka.

” Seharusnya, kehadiran pemimpin negara menjadi angin segar yang menyentuh langsung pedagang kecil”. Harapnya.

Dianus Omaleng berharap, kehadiran Wapres Mas Gibran juga dapat bertemu langsung dengan para pelaku ekonomi, serta masyarakat lain yang berperan terhadap regulasi dan perputaran ekomoni kerakyatan yang ada didaerah, sehingga dapat menerima saran dan masukan serta memiliki data secara baik sebagai acuan dalam mendukung arah dan kebijakan pemerintah pusat terhadap daerah.

” Harapan Kami agar beliau bisa hadir di tengah-tengah kami, mampir ke Pasar Sentral untuk melihat dan membeli langsung noken karya mama-mama Papua serta ukiran khas suku Kamoro”. Harapnya

Ia juga menyampàikan, masyarakat begitu merasakan perbedaan gaya kepemimpinan dan kerakter antara Joko Widodo selaku orang tua dari anaknya Mas Gibran yang kini menjabat Wakil Prrsiden RI.

” Namun Sangat Berbeda Antar Bpk Joko Widodo Sebagai Presiden dan Anaknya Gibran Menjadi Wakil Presiden, dengan cara berkunjungnya ke Papua”. Paparnya.

Ditengah kekecewaan itu, ungkapan hormat sebagai kekaguman terhadap Joko Widodo sebagai pemimpin terbaik pada masanya masih tinggal di hati warga Papua dengan gaya khas merakyat yang dimilikinya.

“Ayahnya Joko Widodo sangat Idola bagi warga Papua, namun berbeda dgn Anaknya saat berkunjung ke Papua Tengah”. Tambahnya. (tMp).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *