Kota Tual – Komunitas Pecinta Alam Moluccas Adventure Club Kepulauan Kei melakukan pertemuan dengan Wali Kota Tual pada tanggal 23 April 2026 pukul 18.43 WIT dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan kesiapan pelaksanaan Jambore Pecinta Alam Maluku XXVIII yang akan digelar di Kota Tual pada tanggal 17 Agustus 2026 mendatang.
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman bapak Walikota Tual Pandopo. Dalam kesempatan itu, pihak Moluccas Adventure Club Kepulauan Kei menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan jambore yang akan menjadi ajang besar berkumpulnya komunitas pecinta alam se-Maluku yang terdiri dari 11 Kota Kabupaten di Kota Tual.
Sekertari Panitia Jambore Pecinta Alam Maluku XXVIII, Umi Hani Nuhuyanan, SH menyampaikan jambore bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antar komunitas pecinta alam, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan, promosi wisata, serta penguatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam di Kota Tual pak ujarnya.
Wali Kota Tual Ahkmad Yani Renuat, S.Sos, M.Si, M.H, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kerja keras Komunitas Pecinta Alam Moluccas Adventure Club Kepulauan Kei dalam menyelenggarakan kegiatan besar ini. Beliau sangat mendukung penuh pelaksanaan Jambore Pecinta Alam Maluku XXVIII ini. Kami siap memberikan dukungan agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Ini merupakan kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi wisata alam dan budaya Kota Tual kepada seluruh peserta dari berbagai daerah di Maluku,” ujar Wali Kota Tual.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tual akan terus berkoordinasi dengan panitia pelaksana, aparat keamanan, serta seluruh pihak terkait guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Jambore Pecinta Alam Maluku XXVIII yang diselenggarakan oleh Moluccas Adventure Club Kepulauan Kei ini direncanakan akan diikuti oleh berbagai komunitas pencinta alam dari seluruh kabupaten/kota di Maluku. Rangkaian kegiatan akan meliputi perkemahan bersama, diskusi lingkungan, aksi bersih alam, penanaman pohon, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga promosi wisata lokal.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tual, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan antar komunitas pecinta alam serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Maluku lebih kusus Kota Tual. (Hmt)









