Timika, Papua Tengah – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika, Hernowo, S.Sos, berkenan memimpin pelaksanakan panen tanaman kedelai bersama jajaran pejabat struktural, staf kegiatan kerja (Giatja), serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di area pertanian Lapas Timika Selasa 14/07/2026.

Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Timika dalam mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada program kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Hernowo menyampaikan bahwa, pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas akan terus dilanjutkan dan tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki bekal kemampuan yang bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan pertanian seperti budidaya kedelai ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar, bekerja, serta menumbuhkan semangat kemandirian. Hasil panen yang diperoleh menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas dapat berjalan secara produktif sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan,” Ungkap Hernowo.

Panen kedelai berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh peserta turut terlibat secara langsung mulai dari proses pemetikan hingga pengumpulan hasil panen. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada pemberdayaan.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Timika berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kompetensi dan produktivitas warga binaan sesuai arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

Reporter : ErikF.

Editor : Elf.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *