Gedung Musdalifah Asrama Haji Ternate yang berlokasi di Kelurahan Ngade, Ternate
TERNATE – Insiden kebakaran yang melanda Gedung Musdalifah di kawasan Asrama Haji Ternate pada hari Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIT menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan masyarakat dan pengguna fasilitas publik. Mengingat Asrama Haji adalah fasilitas vital yang digunakan untuk menampung calon jemaah haji dan umrah, serta sering kali dipakai oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan kepemudaan (okp) serta cabang olahraga (cabor).
Plh Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Maluku Utara, Samar Ishak menyatakan bahwa insiden tersebut harus menjadi perhatian serius dan harus diusut tuntas, publik menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak pengelola Asrama Haji.
“Apa yang terjadi di luar nalar kita. Sebagai fasilitas publik yang seharusnya mengutamakan keselamatan dan kenyamanan, insiden kebakaran di gedung sepenting Asrama Haji ini sungguh tidak dapat diterima,” ujarnya.
“Kita berharap pengelola gedung harus bertanggung jawab atas insiden kebakaran Gedung Musdalifa, Asrama Haji Ternate. Pertanggungjawaban ini bukan hanya sebatas perbaikan fisik, tetapi harus mencakup audit menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan sistem pencegahan kebakaran yang ada,” tegasnya.
Insiden ini sekaligus memicu pertanyaan besar mengenai kelayakan dan sertifikasi keselamatan Gedung Musdalifah yang baru saja direnovasi atau yang selalu menjadi tempat berkumpulnya banyak orang.
Karena itu, Ormas Pemuda Pancasila Maluku Utara mendesak:
- Investigasi Menyeluruh: Pihak berwenang (POLRES Ternate) harus segera melakukan investigasi mendalam untuk menemukan penyebab pasti kebakaran dan mengidentifikasi potensi kelalaian.
- Audit Teknis: Audit independen terhadap instalasi listrik, sistem deteksi asap (smoke detector), dan alat pemadam api ringan (APAR) di seluruh kompleks Asrama Haji harus segera dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
- Transparansi Informasi: Pengelola Asrama Haji diminta untuk transparan dalam menyampaikan kronologi kejadian dan langkah-langkah mitigasi yang akan diambil selanjutnya.
Publik berharap insiden ini dapat menjadi pelajaran berharga, dan pengelola fasilitas publik, khususnya yang menyangkut keselamatan orang banyak, dapat bekerja secara profesional dan akuntabel.
