Nabire, Papua Tengah – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Provinsi Papua Tengah, Oya Pigome, menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap situasi keamanan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya.

Kepada media ini Selasa 28/07/2026 Oya Pigome menegaskan, segala bentuk kekerasan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini harus segera dihentikan, demi melindungi masyarakat sipil dan menciptakan masa depan Papua yang aman dan damai.

Menurutnya, konflik yang terus berlangsung telah menimbulkan traumatik serta ketakutan di tengah masyarakat, menghambat aktivitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta mengancam keselamatan warga yang tidak terlibat dalam konflik.

“Kami dari Partai Ummat Papua Tengah mengutuk segala bentuk kekerasan yang terjadi di Intan Jaya. Kami meminta semua pihak untuk menghentikan aksi kekerasan dan mengedepankan dialog sebagai jalan penyelesaian, karena tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan melalui komunikasi dan kemauan untuk mencari perdamaian,” Ujar Oya Pigome.

Dikatakanya, setiap nyawa manusia memiliki nilai yang sangat berharga dan harus dihormati. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan menahan diri serta menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut.

“Kami ingin melihat anak-anak Papua tumbuh dengan aman, masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut, dan pembangunan berjalan dengan baik. Papua Tengah membutuhkan perdamaian, bukan kekerasan. Intan Jaya membutuhkan keadilan dan perlindungan bagi seluruh masyarakatnya,” Ungkapnya.

Oya Pigome mengajak pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ruang dialog yang terbuka dan bermartabat guna mencari solusi damai atas berbagai persoalan yang terjadi di Intan Jaya.

Menurutnya, perdamaian yang sejati hanya dapat terwujud apabila keadilan ditegakkan, hak-hak masyarakat dihormati, dan seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menghentikan pertumpahan darah.

“Kami percaya Tanah Papua adalah tanah damai. Karena itu, mari kita bergandengan tangan menjaga kemanusiaan, menghentikan kekerasan, dan membangun masa depan Papua Tengah yang aman, adil, dan sejahtera bagi semua orang,” Tutup Oya Pigome.

Reporter : Melkias Obaipa.
Editor : Elf.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *