Kei Besar, Maluku – Acara pembukaan Bible Camp Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Kevikepan Kei Besar, Keuskupan Amboina yang pelaksanaanya dipusatkan di lokasi taman siarah Maria Pengantara Wirinkolaay-Bukit Indah tersebut diawali dengan misa kudus yang dipimpin langsung Uskup Keuskupan Amboina Mgr. Senno Ngutra Pr, dan didampingi Wakil Uskup Wilayah Kevikepan Kei Besar Pastor Yopi Sorluri.Pr, pada Jumat 11/09/2026.

Misa kudus berlangsung meriah penuh kegembiraan pada pelataran Goa Maria Pengantara Wirinkolaay yang diwarnai dengan suara merdu Koor penggerak dari OMK Stasi Uwat yang dipimpin oleh dirigen Karol Welerubun. Selain peserta Bible Camp turut hadir pada Misa tersebut para tamu undangan lainya seperti Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara Carlos Vialy Rahantoknam dan anggota DPRD Kab.Malra Adolof Markus Teniwut dan Fredy Kaanubun.

Kegiatan Bible Camp sebagai bagian dari pembinaan iman katolik bagi OMK seWilayah Kei Besar tersebut diikuti oleh, sedikitnya 635 peserta yang terdiri dari 560 OMK, 75 orang pendamping yang berasal dari 7 Paroki dan 3 Persekolahan Wilayah Kei Besar.

Mgr.Senno Ngutra dalam khotbahnya menyampaikan, kehadiran para OMK di tengah hutan kei besar yang gelap dan sepi yaitu di lokasi siarah Maria Pengantara Wirinkolaai-Bukit Indah, merupakan sebuah perjalanan Iman sehingga kendati suasana dan kondisi apapun Tuhan pasti ada bersama para OMK pada kegiatan Bible Camp dimaksud.

“Kamorang datang di tempat ini, maka ingatlah bahwa Tuhan Yesus pasti ada sebagai cahaya, dan ketika ada Tuhan Yesus maka pasti setan takut dan tidak ada.” Ungkapnya.

Dikatakanya, kebersamaan dan kekompakan para peserta OMK yang datang dari 7 paroki sebagai satu wilayah kevikekapn diatas daratan pulau Kei Besar, telah menunjukan kesatuan dan kekompakan dalam Iman Katolik sebagai kaum muda, kader dan masa depan Gereja Katolik dan bangsa.

“Ketika kamorang datang dan berkumpul dari timur barat, utara dan selatan di tempat ini maka pasti Tuhan Yesus hadir dan ada di tengah kalian, dan disitulah Tuhan Yesus menyapa kalian karena Yesus senang dengan orang muda.” Ujarnya.

Mgr Senno Ngutra di akhir hotbahnya berpesan, selaku OMK maka layaknya selalu optimis dan berjiwa besar serta memiliki mental berjuang dan loyalitas yang tinggi.

“Apapun yang kalian lakukan, maka lakukanlah dengan sukacita dan ceria, dan semoga kalian pulang dari tempat ini maka kalian menjadi OMK yang baik di rukun, stasi, paroki dan masyarakat secara luas.” Tandasnya.

Reporter : 01NMP.
Editor : Elf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *