Jayapura, Papua – Rumpun Pelajar Mahasiswa/I Siriwo Mapia Piyaiye Topo Wanggar (RPM SIMAPITOWA) Melalui Biro media dan Pers Menggelar Pelatihan Penggunaan AI. Kegiatan praktek penggunaan perangkat lunak AI tersebut berlangsung di Sekertariat RPM SIMAPITOWA, belakang Gereja Harapan Abepura, Kota Jayapura Papua, pada Sabtu, 31/10/2026.
Selaku pembawa materi Yulianus Magai menjelaskan, aplikasi AI merupakan perangkat lunak yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.
Tidak seperti perangkat lunak biasa yang hanya menjalankan perintah tetap (statis), aplikasi AI mampu belajar dari data, mengenali pola, beradaptasi dengan informasi baru, serta mengambil keputusan atau menghasilkan konten secara mandiri dengan sedikit campur tangan manusia.
Ia menyampaikan, pemanfaatan AI memiliki dampak positif maupun negatif sehingga dalam penggunaanya patut untuk dupahami secara baik, sekaligus pemahaman penggunaan perangkat AI perlu diketahui secara baik untuk apa dan bagaimana cara penggunaanya sehingga tidak berdampak lain.
“Dampak tersebut sangat bergantung pada bagaimana seseorang memberikan perintah dan memanfaatkan teknologi tersebut.” Ungkapnya.
Dikatakanya, dengan kemajuan teknologi di zaman modern saat ini, banyak kemudahan teknologi yang bisa didapatkan serta digunakan, namun jika tidak memiliki pemahaman dengan dasar pemngetahuan maka semua itu akan terasa sulit. Ia juga menekankan pentingnya budaya membaca buku sebagai salah satu cara untuk memperluas wawasan dan meningkatkan pengetahuan.
“Membaca buku adalah hal yang paling penting untuk membuka wawasan kita. Kita jangan dikendalikan oleh AI, tetapi kitalah yang harus mengendalikan AI,” Tegas Yulianus Magai.
Sementara itu, kordinator Biro media dan Pers RPM SIMAPITOWA, Hubertus Gobai, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Gobai berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini tidak hanya dilaksanakan oleh Biro media dan Pers, tetapi juga dapat diikuti oleh biro-biro lainnya di lingkungan organisasi RPM SIMAPITOWA.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan oleh biro lainnya agar roda organisasi RPM SIMAPITOWA tetap berjalan dengan baik ke depannya,” Kata Gobai.
Melalui kegiatan serupa, diharapkan seluruh anggota RPM SIMAPITOWA dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, khususnya dalam mendukung aktivitas pendidikan, komunikasi, dan pengembangan organisasi.
Gobai berkomitmen akan ke depan pihak akan berupaya untuk melakukan workshop pentingnya literasi di Papua lebih khususnya wilayah Simapitowa.
Reporter : Melkias Obaipa.
Editor : Elf.











