Timika, Papua Tengah – Upaya mewujudkan Kabupaten Mimika bebas malaria mendapat dukungan penuh dari kalangan pemuda. Pimpinan Cabang Pemuda Muslim Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika menyatakan siap menjadi mitra UPTD Malaria Center, Dinas Kesehatan Mimika.
Ketua PC PMI Mimika, Muh. Ardhi Chairun mengatakan, eliminasi malaria tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan tenaga kesehatan. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk organisasi kepemudaan.
“Kami dari Pemuda Muslim Indonesia Kabupaten Mimika menyatakan dukungan dan siap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, khususnya UPTD Malaria Center. Persoalan malaria butuh kerja bersama semua pihak,” ujar Ardhi kepada media ini. Selasa 6/10/2026.
Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis untuk mengedukasi masyarakat secara langsung di lapangan.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Kami siap membantu edukasi soal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenali gejala malaria, dan mendorong masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami gejala,” katanya.
Ia juga mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, nakes, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, dan organisasi kepemudaan agar program eliminasi berjalan berkelanjutan.
“Jangan hanya fokus saat ada kasus. Pencegahannya yang harus diperkuat,” tegasnya.
Lebih lanjut, PMI Mimika membuka diri untuk duduk bersama Malaria Center menyusun langkah-langkah konkret yang bisa dijalankan pemuda dalam mendukung program tersebut.
“Kami siap berdiskusi dan menyusun program nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat Mimika,” tutup Ardhi. (Tmk,01)











