Ternate — Langkah serius menuju kontestasi pemilihan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Maluku Utara mulai ditunjukkan secara nyata oleh Rusdi Yusup. Pengusaha yang akrab disapa RY ini kian intens memperluas konsolidasi. Setelah sukses membangun komunikasi dengan berbagai tokoh penting, RY kini merangkul sejumlah asosiasi dunia usaha dan para senior KADIN dalam sebuah agenda silaturahmi besar.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari ikhtiar kolektif untuk membangun kebersamaan demi masa depan ekonomi bumi Moloku Kie Raha yang lebih tangguh dan berdaya saing.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, RY dijadwalkan menggelar agenda silaturahmi akbar bersama berbagai lembaga asosiasi dagang dan industri di Maluku Utara. Pertemuan strategis ini akan dipusatkan di Caffe Cinta Langit pada Senin, 1 Juni 2026.
Menghadirkan Raksasa Dunia Usaha dan Para Senior KADIN
Agenda konsolidasi ini tidak main-main. RY berhasil mempertemukan jajaran organisasi strategis yang menjadi motor penggerak ekonomi di Maluku Utara. Sejumlah asosiasi besar yang dipastikan hadir di antaranya:
-
APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia)
-
HISWANA MIGAS (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi)
-
Real Estat Youth Indonesia
-
AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia)
-
GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia)
-
ASPEKINDO (Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia)
-
GAPEKSINDO (Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional)
Tidak hanya merangkul pelaku usaha aktif, silaturahmi ini juga akan dihadiri oleh para mantan Ketua KADIN Maluku Utara. Kehadiran para tokoh fungsionaris terdahulu ini merupakan bentuk penghormatan tinggi dari RY terhadap pengalaman, dedikasi, serta fondasi organisasi yang telah dibangun oleh para senior.
Satu Meja, Satu Hati
Pertemuan strategis ini mengusung tema yang sarat makna: “Satu Meja Satu Hati Untuk Masa Depan Dunia Usaha Moloku Kie Raha”.
Tema ini dipilih bukan tanpa alasan. Di tengah tantangan ekonomi daerah yang semakin dinamis dan kompetitif, pertemuan ini diharapkan mampu menjadi ruang sakral untuk mempererat persatuan. Filosofi “Satu Meja Satu Hati” mencerminkan semangat kolektif bahwa pembangunan ekonomi Maluku Utara tidak bisa dijalankan secara parsial atau sendiri-sendiri, melainkan wajib ditopang oleh kolaborasi erat seluruh elemen pengusaha.
“Bagi RY, silaturahmi ini bukan sekadar agenda politik organisasi menjelang pemilihan, melainkan fondasi utama untuk membangun kultur kepemimpinan yang inklusif dan merangkul semua pihak.”
Kehadiran lintas asosiasi usaha dan para mantan Ketua KADIN menjadi simbol kuat bahwa masa depan ekonomi Maluku Utara harus berdiri di atas pilar persatuan, keterbukaan, dan semangat saling menguatkan.
Menjadikan KADIN Sebagai ‘Rumah Besar’ Pengusaha Lokal
Melalui pergerakan taktis ini, Rusdi Yusup secara gamblang menunjukkan visinya untuk membawa KADIN Maluku Utara bertransformasi menjadi “Rumah Besar” bagi seluruh pengusaha daerah.
RY berkomitmen penuh untuk membawa institusi ini menjadi garda terdepan yang mampu memperjuangkan kepentingan pelaku usaha lokal, memperluas keran investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif—yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Maluku Utara. (Tim/Red)








