Langgur, Maluku – Kondisi memprihatinkan kembali dialami SD Naskat Yamtimur, Kecamatan Kei Besar Utara Timur (Kebut), Kabupaten Maluku Tenggara setelah dua ruang kelas terbakar pada Desember lalu, dan hingga kini belum ada perhatian maupun penanganan dari pihak terkait terhadap kerusakan yang menghambat proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kepala SD Naskat Yamtimur, Egidius Temotubun S.Pd, saat dikonfirmasi media ini pada Jumat 29/05/2026 menyampaikan bahwa, peristiwa kebakaran tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, namun hingga kini, pelaku maupun penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

“Pada Desember kemarin sekolah kami terbakar oleh pihak tertentu yang sampai sekarang belum diketahui, dan akibat kebakaran itu, dua ruang kelas yakni kelas 1 dan kelas 6 mengalami kerusakan cukup parah”. Ungkap Egidius Temorubun.

Ia menjelaskan, akibat kebakaran tersebut bagian atap dan ruangan belajar mengalami kerusakan serius, termasuk sejumlah aset sekolah berupa lemari guru yang berisi buku panduan mengajar serta berbagai fasilitas pendidikan milik siswa seperti buku-buku pelajaran dan alat peraga belajar lainya.

Tidak hanya itu, empat ruang kelas lainnya juga mengalami kerusakan berat pada bagian atap yang sudah berkarat dan bocor. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu, terutama saat musim penghujan tiba.

“Kalau hujan turun, anak-anak sudah tidak bisa belajar dengan baik karena air masuk ke dalam kelas, bahkan sering kali kami terpaksa memulangkan siswa lebih cepat demi keselamatan dan kenyamanan mereka”. Jelasnya.

Menurut Egidius, hingga kini belum ada pihak yang datang untuk melihat langsung ataupun merespons kondisi sekolah tersebut. Ia berharap pemerintah maupun pihak terkait dan Yayasan dapat segera turun tangan membantu memperbaiki fasilitas pendidikan di SD Naskat Yamtimur.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah dan pihak berwenang. Anak-anak di sekolah ini juga adalah generasi bangsa yang berhak mendapatkan tempat belajar yang layak”. Harapnya.

Pihak sekolah berharap kerusakan gedung sekolah yang selama ini menjadi kendala utama dalam proses belajar mengajar dapat segera ditangani agar para siswa bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman.

Hingga berita ini diturunkan Pihak Yayasan serta Dinas Pendidikan Kab.Malra belum sempat dikonfirmasi untuk menyampaikan komentar terkait kondisi SD Naskat Yamtimur tersebut. (tMp)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *