Kei Besar Utara Timur, Maluku – Sungguh sedih dan memilukan melihat kondisi Gedung Sekolah Dasar (SD) Naskat Ohoi Yamtimur,Kecamatan Kei Besar Utara Timur,Kab.Maluku Tenggara, Provinsi Maluku yang kini tampak rusak dan kurang terurus, karena bangunan yang seharusnya menjadi tempat anak-anak menimba ilmu, merajut cita-cita, dan membangun masa depan, kini justru menyisakan keprihatinan bagi siapa pun yang melihatnya.
Pernyataan tersebut disampaika Egy Temorubun selaku pemerhati pendidikan sekaligus tokoh masyarakat Sinsabang ohoi Yamtimur Timika melalui pernyataan resmi yang diterimah media ini pada Selasa 30/06/2026.
Ia menyampaikan, SD sebagai lembaga pendidikan yang sangat penting sekaligus peletak dasar dan kerakter anak dan dalam menggapai harapan dan cita-cita, namun jika bangunan sekolah tersebut dinyatakan tidak layak, maka secara langsung telah memberi dampak bagi dewan guru dan pegawai serta para murid yang hendak mengenyam pendidikan pada lembaga tersebut.
“Sekolah bukan sekadar bangunan namun didalamnya tumbuh harapan, lahir generasi penerus, dan dibentuk masa depan sebuah negeri, namun ketika sekolah dibiarkan rusak, yang sesungguhnya sedang terluka bukan hanya tembok dan atapnya, tetapi juga semangat belajar anak-anak kita.” Ungkapnya.
Egy menambahkan, kondisi bangunan SD yang kini terancam rusak dan tidak terurus itu selayaknya perlu mendapat perhatian serius semua komponen masyarakat, terlebih khusus pihak pemerintah Ohoi Yamtimur sebagai unsur perwakilan pemerintah di tingkat Ohoi/Kampung.
“Sudah saatnya kita semua, terutama pemerintah Ohoi Yamtimur bersama seluruh pemangku kepentingan, memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kondisi sekolah ini. Pendidikan adalah investasi paling berharga, jangan sampai anak-anak kita tumbuh dengan perasaan bahwa masa depan mereka tidak mendapat perhatian.” Tandasnya.
Besar harapan Egy agar kondisi bangunan SD Naskat Yamtimur menjadi atensi internal pihak Ohoi, melalui langkah dan terobosan sebagai solusi tepat dalam menjawab kebutuha. Pendidikan anak Yamtimur ke depan.
“Mari kita bergandengan tangan, meninggalkan perbedaan, dan mengutamakan kepentingan generasi penerus. Sebab kemajuan sebuah ohoi tidak hanya diukur dari megahnya kantor pemerintahan, tetapi juga dari layak atau tidaknya sekolah tempat anak-anaknya belajar.” Tandasnya.
Semoga jeritan sunyi dari gedung sekolah yang mulai rapuh itu dapat mengetuk hati semua pihak. Karena setiap anak di Ohoi Yamtimur berhak belajar di sekolah yang aman, nyaman, dan membanggakan. Mereka adalah harapan dan masa depan, sehingga harapan itu jangan sampai ikut runtuh bersama bangunan sekolah.
Sementara itu Pejabat Kepala Ohoi Yamtimur Servandus Temorubun yang dikonfirmasi melalui pesan instan WhatsAap untuk memberikan komentar terkait langkah dan koordinasi selaku pimpinan Ohoi atas kondisi SD yang dikabarkan juga mengalami kebakaran sejak Desember 2025 itu hingga berita ini diturunkan belum dapat menyampaikan komentarnya. (HtNmP)










