Ternate – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) VII. Agenda besar ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 11 April 2026, bertempat di Resto Grand Fatma, Kota Ternate.

Ketua DPD KNPI Kota Ternate, Samar Ishak, menegaskan bahwa Rapimpurda VII merupakan momentum krusial bagi konsolidasi seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) maupun Sayap Partai Politik yang bernaung di bawah panji KNPI.

“Kami memastikan konsolidasi Rapimpurda VII ini berjalan dengan lancar, sehingga melahirkan keputusan maupun ide dan gagasan segar yang relevan dengan tantangan zaman saat ini,” ujar Samar.

Dengan mengusung tema “Pemuda Ternate Next Level; Kerja Nyata dan Beradab”, Samar berharap forum ini menjadi batu loncatan bagi pemuda Ternate untuk meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, pemuda tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki etos kerja nyata serta menjunjung tinggi nilai adab se-atorang yang berlaku di masyarakat.

Ketua Panitia Rapimpurda VII, M. Haekal I. Sjah, menjelaskan bahwa dari sisi administrasi dan kepesertaan, panitia telah bergerak masif dengan mengirimkan undangan baik dalam bentuk fisik maupun melalui pesan digital.

“Kami mengundang seluruh pimpinan OKP dan sayap partai se-Kota Ternate. Saat ini, tim terus bergerak mendistribusikan undangan tersebut. Hingga kini, tercatat sudah ada 20 undangan yang tersalurkan dari total 62 OKP dan sayap partai yang berhimpun di bawah KNPI Ternate,” ungkap pria yang akrab disapa Ekal tersebut.

Ekal juga menambahkan bahwa persiapan teknis di lokasi acara hampir rampung 100%. Selain dihadiri oleh ratusan delegasi pemuda, kegiatan ini dijadwalkan akan dibuka oleh Walikota Ternate serta dihadiri oleh Jajaran Pengurus DPD KNPI Provinsi Maluku Utara, Unsur Forkopimda Kota Ternate, Tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Melalui Rapimpurda VII ini, KNPI Ternate diharapkan mampu merumuskan kebijakan strategis organisasi sekaligus mempertegas posisi pemuda sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. (red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *