Langgur – Sebuah langkah revolusioner dalam dunia birokrasi lokal resmi dimulai hari ini di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Sehubungan dengan Pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Aktualisasi yang berfokus penuh pada digitalisasi administrasi.
Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, inovasi bertajuk
“Transformasi Administrasi Digital – Inovasi Berbasis Real-Time: E-Nomor, E-Guestbook, E-Arsip (Surat Masuk)” resmi dipaparkan oleh penggagasnya, Anastasia Novita Tamnge, seorang CPNS pada instansi tersebut.
Agenda ini diimplementasikan sebagai perwujudan nyata dari rancangan aktualisasi nilai-nilai dasar ASN yang BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Kehadiran sistem baru ini dirancang secara khusus guna mendongkrak efektivitas dan transparansi kinerja pada Bagian Umum di Sekretariat DPRD, sekaligus memutus rantai birokrasi manual yang lambat dan rentan kesalahan.
Analisis Mendalam: Lompatan dari Manual ke Real-Time
Selama bertahun-tahun, budaya kerja konvensional seperti pencatatan buku tamu fisik, penomoran surat manual menggunakan agenda kertas, hingga pengarsipan fisik surat masuk sering kali memicu hambatan operasional (bottleneck). Kehilangan data, duplikasi nomor surat, dan lambatnya pencarian dokumen lama menjadi potret klasik yang ingin dihilangkan melalui inovasi ini.
Melalui integrasi tiga pilar utama digitalisasi, Vita Tamnge menghadirkan solusi konkret:
1. E-Nomor: Menghilangkan risiko nomor ganda dan mempercepat proses tata persuratan secara otomatis dan terpusat.
2. E-Guestbook: Mengubah pencatatan tamu menjadi digital yang dapat dipantau langsung saat itu juga (real-time monitoring), mempermudah pelaporan serta identifikasi kunjungan kerja.
3. E-Arsip (Surat Masuk).
Memastikan setiap dokumen yang masuk langsung terdigitalisasi, aman dari kerusakan fisik, dan dapat diakses dalam hitungan detik oleh pihak yang berwenang.
Inovasi ini dicatat sebagai sistem administrasi digital berbasis real-time yang diintegrasikan secara mandiri di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Maluku Tenggara.
Menuju Maluku Tenggara Hebat
Dukungan penuh mengalir dari Bupati Maluku Tenggara (Muhammad Taher Hanubun), Ketua DPRD (Stepanus Layanan, S.IP) dan PLT. SEKWAN (Antonius U.W. Raharusun, S.IP) bagi keberlanjutan sistem ini karena dinilai sebagai lompatan besar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi modern. Agenda sosialisasi ini dihadiri dengan penuh antusias, memicu kehadiran dan partisipasi aktif dari jajaran pejabat struktural, staf fungsional, serta rekan-rekan kerja di lingkungan Sekretariat DPRD.
Inovasi ini bukan sekadar pemenuhan tugas Latsar CPNS semata, melainkan sebuah komitmen jangka panjang untuk menghapus budaya kerja konvensional yang tidak lagi efisien. Perubahan ini sangat penting guna meningkatkan efektivitas kinerja organisasi, memberikan pelayanan internal yang cepat, akurat, dan transparan,” ujar Vita Tamnge dalam paparannya.
Menutup momentum penuh semangat ini, Vita Tamnge dengan penuh rasa syukur mengungkapkan bahwa keberhasilan besar ini tidak lepas dari bimbingan luar biasa di balik layar. Seluruh lompatan gagasan dan keberhasilan aktualisasi administrasi digital ini terasa begitu hebat, bermakna, dan membakar semangat berkat campur tangan, ketulusan, serta bimbingan penuh kasih dari Coach BPSDM Provinsi Maluku Widyaiswara Ibu Halima Ternate, S.IP., M.Si, dan juga Mentor sekaligus KABAG Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD, Bapak Rahmat Jamlean, S.E, yang tanpa lelah terus mengawal dedikasi ini demi terwujudnya birokrasi yang modern. (tim/red)









