Tual, Maluku – PT PELNI (Persero) Cabang Tual merespons cepat kebutuhan transportasi laut masyarakat Kota Tual dengan menghadirkan KM Sinabung sebagai kapal pengganti KM Labobar yang saat ini menjalani docking. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi Pemerintah Kota Tual kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut agar pelayanan angkutan laut tetap berjalan dan kebutuhan mobilitas masyarakat tidak terganggu.
Permohonan tersebut tertuang dalam Surat Pemerintah Kota Tual Nomor: 552/1110 tanggal 29 Juni 2026 perihal Permohonan Dukungan Kapal Pengganti. Dalam surat yang ditandatangani Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, S.Pi., M.Si., Pemerintah Kota Tual menegaskan bahwa keberadaan kapal pengganti sangat penting mengingat tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan kapal PELNI selama KM Labobar melaksanakan docking.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Tual bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan koordinasi sehingga KM Sinabung ditetapkan sebagai kapal pengganti untuk melayani masyarakat Kota Tual selama masa docking KM Labobar.
Berdasarkan jadwal yang telah disiapkan, KM Sinabung direncanakan beroperasi pada 4 Agustus hingga 8 Agustus 2026. Kapal dijadwalkan tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Tual sekitar pukul 03.00 WIT dan bertolak kembali pada pukul 07.00 WIT. Kehadiran kapal ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penumpang, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Tual dan wilayah sekitarnya.
Agus Harianta, selaku perwakilan PT PELNI (Persero) Cabang Tual, mengatakan bahwa penyediaan KM Sinabung merupakan bentuk komitmen PELNI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.
“Kami bergerak cepat menindaklanjuti permohonan Pemerintah Kota Tual agar masyarakat tetap mendapatkan layanan transportasi laut yang optimal selama KM Labobar menjalani docking. Kehadiran KM Sinabung merupakan bentuk komitmen PT PELNI (Persero) dalam menjaga konektivitas antarwilayah, sehingga mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas perekonomian tetap berjalan dengan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait jadwal keberangkatan dan pelayanan kapal melalui Kantor Cabang PT PELNI Tual,” ujar Agus Harianta.
PT PELNI (Persero) Cabang Tual menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tual, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam memastikan tersedianya kapal pengganti. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga pelayanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Tual.
Dengan beroperasinya KM Sinabung, diharapkan kebutuhan transportasi masyarakat tetap terpenuhi hingga KM Labobar selesai menjalani docking dan kembali melayani rute regulernya.
Reporter : Hambali Temarwut
Editor : Elf









