Dobo, Maluku – Kepala PT Pelni Cabang Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru Idam Fajar, memastikan pihaknya terus mendukung upaya penyediaan fasilitas gangway atau tangga naik-turun penumpang di Dermaga Yos Sudarso Dobo.
Hal tersebut disampaikan Idam kepada Wartawan di Dobo, Senin 05/10/2026, menanggapi pemberitaan salah satu media online yang menyebut PT Pelni Cabang Dobo secara mekanisme dan prosedur kerja dinilai tidak serius mengupayakan pengadaan gangway di Dermaga Yos Sudarso.
Ia menjelaskan, pengadaan fasilitas pelabuhan harus mengacu pada ketentuan dan pembagian tugas antara operator kapal dan pengelola pelabuhan. Menurutnya, PT Pelni dalam hal ini berstatus sebagai pengguna jasa pelabuhan, sehingga penyediaan fasilitas dermaga pada dasarnya bukan menjadi tanggung jawab utama Pelni.
“Kalau bicara gangway, Pelni sebenarnya juga sama-sama sebagai pengguna jasa yang memanfaatkan jasa pelabuhan dan fasilitas di dalamnya. Untuk pengadaan gangway, Pelni sifatnya mendukung dan bersedia membantu apabila memang dibutuhkan,” Ungkapnya.
Dijatakanya, proses pengadaan di lingkungan BUMN tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melalui sejumlah tahapan dan memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis.
Menurut Idam, PT Pelni Cabang Dobo telah melakukan pengukuran dan berkoordinasi dengan pihak pengelola pelabuhan untuk memenuhi persyaratan pengajuan gangway kepada kantor pusat.
Proses tersebut, kata dia, telah dimulai sejak Juni 2026 melalui komunikasi awal dengan kantor pusat. Namun, dalam prosesnya terdapat persyaratan teknis berupa sertifikasi dan justifikasi tertulis yang harus dilengkapi.
Untuk pengusulannya sudah kami lakukan pengukuran. Awalnya memang baru secara sounding, kemudian dari kantor pusat menyampaikan harus ada sertifikasi tertulis.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan dan persyaratan tersebut sudah kami terima. Setelah dilengkapi, pada akhir September kami sudah membuat pengajuan secara resmi ke kantor pusat,” Jelasnya.
Reporter : Edo01.
Editor : Elf











