Ambon – Meningkatnya aktivitas masyarakat dalam beberapa pekan terakhir memicu lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) di Ambon. Meski demikian, pihak PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa ketersediaan BBM di wilayah tersebut tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
Awan Raharjo (Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku) menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi BBM merupakan hal yang wajar, terutama seiring naiknya mobilitas masyarakat serta distribusi logistik menjelang momen tertentu. Namun, Pertamina telah mengantisipasi kondisi ini dengan menambah pasokan dan memperkuat jalur distribusi ke sejumlah SPBU di Ambon.
“Pertamina menjamin stok BBM dalam kondisi aman. Kami telah melakukan penambahan suplai serta optimalisasi distribusi untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Awan Raharjo dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Selain itu, Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif di lapangan guna memastikan tidak terjadi penimbunan maupun antrean panjang di SPBU. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait turut diperkuat demi menjaga kelancaran distribusi energi.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena dapat mengganggu stabilitas distribusi. Pertamina menegaskan bahwa pasokan BBM akan terus dijaga agar tetap stabil dan mencukupi kebutuhan harian warga.
Pemerintah Kota Ambon juga mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam merespons peningkatan permintaan ini. Diharapkan, dengan sinergi antara berbagai pihak, distribusi BBM di Ambon dapat terus berjalan lancar tanpa kendala berarti. (~Sw)





