Ternate— Bertempat di Ruang Teaching Factory Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (Unkhair), Program Studi (Prodi) Usaha Perjalanan Wisata (UPW) menggelar agenda penyambutan dan pembinaan mahasiswa baru pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi awal sekaligus penegasan komitmen kampus dalam mencetak SDM pariwisata yang tangguh dan adaptif.

Koordinator Prodi UPW Unkhair, Mustafa Mansur, S.S., M.Hum., menekankan pentingnya kesiapan mental dan penguasaan kompetensi sejak dini. Acara yang berlangsung hangat tersebut juga diisi dengan pengenalan jajaran dosen pengajar yang akan mengawal perjalanan akademik mahasiswa selama menempuh studi.

Koordinator Prodi UPW Unkhair, Mustafa Mansur, S.S., M.Hum

“Sektor pariwisata saat ini menghadapi tantangan yang dinamis, mulai dari pesatnya digitalisasi, persaingan global, hingga tuntutan penerapan pariwisata berkelanjutan. Namun di balik tantangan tersebut, peluang pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal—khususnya potensi kekayaan alam dan budaya Maluku Utara—masih sangat melimpah dan menantikan inovasi dari para talenta muda,” ungkap Mustafa Mansur, S.S., M.Hum.

Sebagai langkah konkret dalam merespons dinamika industri, Prodi UPW Unkhair mengusung skema Transformasi Pembelajaran Berbasis Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Melalui kebijakan ini, mahasiswa kelak tidak hanya beraktivitas di ruang kelas, tetapi juga akan diterjunkan langsung untuk melaksanakan program magang di berbagai instansi pemerintahan serta sektor industri pariwisata strategis.

Melalui integrasi antara kurikulum Prodi dan fasilitas Teaching Factory, pendampingan intensif dari para dosen, serta pengalaman praktis di dunia kerja, Prodi UPW Unkhair optimistis mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing tinggi, dan siap menjadi bagian daeri agen transformasi sektor pariwisata di tingkat regional, nasional maupun internasional. (tim/red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *