Timika,Papua Tengah – Kebutuhan dasar warga Kampung Tipuka, Kabupaten Mimika,Provinsi Papua Tengah yang kini dikeluhkan warga masyarakat disana dàn hingga kini belum menjadi fokus perhatian Pemerintah Kampung (Pemkam) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kab.Mimika diantaranya perumahan dan sumber air bersih.
Demikian pengakuan yang merupakan sebuah keluhan mendasar, yang disampaika Emilius Papita selaku salah satu tokoh pemuda Kampung Tipuka kepada Team Kelompok Pemuda Kei (KPK) Mimika dalam sebuah kesempatan di Tipuka pada Jumat 01/05 /2026.
Ia menyampaikan, kebutuhan dasar yang hingga kini masih menjadi tantangan hidup warga Kampung Tipuka adalah sumber air bersih, dan dalam keseharianya warga hanya mengandalkan air sungai, dan kondisi tersebut telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama, namun belum mendapat perhatian Pemkam serta Pemda Mimika.
” Kalau untuk air bersih hari-hari ini tidak ada, yang dorang fokus ini barang yang tidak masuk akal, ini sejak mantan kepala Kampung yang lama. Kita timbah air dari kali baru bawa masuk di bak untuk mandi”. Ungkap Emilianus dengan nada kesal.
Emilianus juga mengaku, persoalan tersebut telah dibahas dan disampaikan sebagai poin penting dalam Musrembang Kampung, dan diharapkan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme birokrasi sehingga bisa menjawab kebutuhan yang ada, namun hal tersebut terkesan sebagai hembusan udara yang tak berarti dan justru dikasi bantuan lain yang bukan kebutuhan dasar.”
Musrembang Kampung ini kita biasa bakuribut tapi tidak ada hasil, memang usul ada tapi hasil tidak ada, yang mungkin terlihat bantuan adalah mesin jonson namun tidak dengan perahu,dan perahu nanti kami cari sendiri”. Tuturnya.
Emilianus mengaku, bantuan yang sempat diterimah warga salah satunya berasal dari Dinas Sosial, namun baginya itu bukan kebutuhan dasar, kendati demikian Pemda Mimika belum juga memberikan bantuan perumahan layak huni untuk Kampung Tipuka, semrntara beberapa kampung tetangga lain telah dibangun perumahan.”
Kalau bantuan Dinas, pernah ada dari Dinas Sosial tetapi bagi saya ini bukan kebutuhan dasar, sedangkan rumah yang kami tinggal ini Freeport yang bangun, bantuan pemerintah belum ada”. Tegasnya.
Sehingga diharapkan Pemkam dapat bersinergi dengan Penda dan mencari opsi yang tepat dalam menjawab kebutuhan warga Tipuka yang juga merupakan bagian dari pemilik kedaulatan di bumi Amungsa Mimika.Selain itu menurut Emilianus, DPRK Mimika secara kelembagaan belum dapat memaksimalkan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya”
DPRK juga tidak pernah datang, mungkin di tempat lain yang dorang sudah datang, kami di sini yang bagus hanya akses jalan menuju kota”. Tambahnya. (tMp)









